Enrique: Kemenangan atas Atletico Mendongkrak Pede Barca

Posted on
Enrique: Kemenangan atas Atletico Mendongkrak Pede Barca Foto: Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images

Madrid – Barcelona meraih kemenangan atas Atletico Madrid 2-1 dalam lanjutan La Liga. Pelatih Barca, Luis Enrique, menilai hasil positif itu bakal mendongkrak kepercayaan dirinya.

Bermain di Vicente Calderon, Minggu (26/2/2017) malam WIB, kedua tim baru dapat mencetak gol di babak kedua. Rafinha membuat gawang Atletico kebobolan lebih dahulu kemudian Diego Godin membalasnya. Kemenangan Barca ditentukan oleh gol telat Lionel Messi.

Dengan kemenangan itu, Barca seolah mampu membuktikan diri telah bangkit dengan sepenuhnya usai kekalahan telak dari Paris Saint- Germain 0-4. Sebelum laga, tim Blaugrana itu memang sempat menang atas Leganes 2-1. Namun, kemenangan itu dinilai belum benar-benar menandai kebangkitan MU.

Nah, dengan hasil positif atas Atletico yang musim ini masih menjadi pesaing dalam empat besar di La Liga, sudah menjadi bukti cukup kalau Barca memang telah pulih. Enrique makin puas karena Barca juga tinggal berjarak satu poin dengan Real Madrid yang mendiami posisi puncak papan klasemen, meski Madrid menyisakan satu laga tunda. Enrique puas karena anak asuhnya mampu menjaga jarak dengan para pesaing terdekatnya.

“Menang atas lawan terdekat sangat baik untuk meningkatkan kepercayaan diri setiap pemain dan semua orang yang terlibat dengan tim,” ucap Enrique setelah pertandingan seperti dikutip Football Espana.

“Sangat penting untuk menjauhkan posisi kami dengan Atletico Madrid dan mengejar tempat yang kami incar. Kami mencoba untuk bermain 3-4-3 dengan tujuan memperbaiki penempatan bola dan mengontrol mengkontrol pertandingan,” ungkap dia.

Enrique mengakui kesulitan menghadapi tekanan Atletico di babak pertama. Barulah setelah memasuki babak kedua permainan bisa lebih relaks.

“Pergerakan bola kami sangat buruk di babak pertama, tapi memasuki babak kedua kami diuntungkan dengan gol-gol kami. Atletico membalasnya dengan satu gol lewat satu-satunya transisi yang mereka buat,” tutur Enrique.

“Pada babak pertama kami kesulitan menghadapi tekanan lawan, tapi mereka kesulitan sendiri untuk mempertahankan permainan menekan itu setelah pada tengah pekan juga tampil pada Liga Champions.

“Kami mendapatkan kepercayaan diri dari situ, ditambah lagi para pemain kami lebih banyak terlibat di babak kedua, pertandingan tersebut sangat sengit dan bukan kemenangan yang mudah. Sangat jelas pergantian sistem yang kami lakukan adalah cara untuk membuat lawan kami tidak dapat memprediksi hal apa yang akan kami lakukan,” ungkap dia.

(fem/fem)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *