Hasil Pertandingan Bayern Munchen 3 – 3 AC Milan ICC 28 Juli 2016

Posted on

Hasil Pertandingan Bayern Munchen 3 – 3 AC Milan ICC 28 Juli 2016, Tampil dengan mayoritas pemain terbaik, Rossoneri sukses mengalahkan Bayern di laga ICC lewat babak adu penalti.

AC Milan menyegel kemenangan atas Bayern Munich dalam laga International Champions Cup (ICC) 2016 melalui adu penalti di Soldier Fields, Chichago, Amerika Serikat, Kamis (28/7) pagi WIB.

Adu penalti harus diadakan selepas kedua tim bermain imbang dengan skor 3-3. Laga ini juga menjadi ajang reuni bagi pelatih anyar Bayern, Carlo Ancelotti yang pernah menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Rossoneri.

Bayern tampil tanpa diperkuat sejumlah penggawa tim nasional Jerman yang masih berlibur setelah ambil bagian di Euro 2016, sementara Milan menurunkan sebagian besar penggawa inti mereka di bawah arahan pelatih baru, Vincenzo Montella.

M’Baye Niang membuka keunggulan Milan pada menit ke-23 kala aksinya yang memanfaatkan kesalahan Holger Badstuber tak bisa dimentahkan Sven Ulreich. Tapi reaksi cepat ditunjukkan Franck Ribery dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 enam menit berselang.

David Alaba membawa Bayern berbalik unggul jelang memasuki turun minum, tepatnya pada menit ke-38, gelandang asal Austria itu melewati hadangan sejumlah pemain lawan sebelum melepaskan tembakan yang membobol gawang Gianluigi Donnarumma.

Tak ada pergantian signifikan ketika laga memasuki paruh kedua. Empat menit selepas jeda permainan, Andrea Bertolacci menyeimbangkan kedudukan, yang kemudian disusul aksi Juraj Kucka pada menit ke-61 membuat Milan kembali memimpin 3-2.

Saat laga seakan berakhir dengan kemenangan bagi Milan, Ribery beraksi di pengujung waktu dan tusukannya ke jantung pertahanan Milan membuahkan penalti. Eksekusi yang dilakukannya gagal diamankan Donnarumma.

Di babak adu penalti, kedua eksekutor Bayern maupun Milan tampil dingin, termasuk sepakan panenkan Kucka yang sukses bersarang di gawang Ulreich. Rafinha menjadi penggawa Bayern yang gagal melaksanakan tugas, sedangkan Milan sempurna yang ditutup dengan eksekusi dingin Giacomo Bonaventura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *