Henry Pertanyakan Keputusan Leicester Pecat Ranieri

Posted on

LONDON – Kisah romanitsme antara Claudio Ranieri dengan Leicester City memang harus kandas di musim ini. Adalah sejumlah hasil buruk yang diterima oleh The Foxes tersebut sepanjang musim ini menjadi penyebab didepaknya Ranieri.

Padahal, Ranieri sendiri memiliki jasa yang sangat besar dengan sukses mengantarkan Leicester menjuarai Liga Inggris pada musim lalu. Ia juga mampu membawa Jamie Vardy dan kolega lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.

Namun nasib malang tak bisa dihindari Ranieri. Ia harus merelakan jabatannya sebagai manajer yang sudah diembannya sejak 13 Juli 2015 usai. Keputusan manajemen Leicester memecat Ranieri pun memunculkan sejumlah kritikan. Salah satunya dari legenda Arsenal, Thierry Henry.

“Semuanya salah. Apakah dia tidak boleh mengalami momen buruk? Saya dengar pemain yang ia beli tidak cukup bagus atau ada masalah dengan staff pelatih. Di balik layar, ada banyak yang terjadi. Namun dia tidak harus pergi,” ucap Henry, seperti dikutip dari Sky Sports, Minggu (26/2/2017).

“Yang paling mudah memang memecat manajer, karena Anda tidak bisa memecat seluruh tim. Namun dia baru memenangkan liga bersama Leicester. Saya melihat tweet dari Roberto Mancini, mengatakan dia akan terus jadi sejarah Leicester. Dia akan jadi sejarah dunia sepakbola, tidak hanya Inggris, namun dunia. Enam bulan setelah juara, dia pergi. Itu gila,” sambungnya.

“Seperti semua orang, saya terkejut, kecewa. Juara sepertinya tidak menjamin apapun. Ini aneh. Dia menjadi manajer terbaik FIFA dan kini menganggur. Sebelumnya, trofi juara akan memberi anda waktu lebih banyak. Ini masih jadi hari yang menyedihkan untuk saya, untuk sepakbola, dan terutama Ranieri,” tuntas pria asal Prancis tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *