Inkonsistensi Leicester City Bukan Kesalahan Ranieri

Posted on

LONDON – Kabar pemecatan Claudio Ranieri dari Leicester City sukses menarik perhatian banyak pihak termasuk mantan pemain Liverpol, Jamie Carragher. Disinyalir, The Tinkerman –julukan Ranieri– terpaksa angkat kaki dari Leicester karena buruknya penampilan Jamie Vardy dan kolega di Liga Inggris 2016-2017.

Hingga kini, The Foxes –julukan Leicester– masih berada di posisi 17 klasemen sementara Liga Inggris 2016-2017 dengan raihan 21 poin atau hanya selisih dua angka dari Sunderland yang menempati posisi terbawah.

Capaian tersebut tentu berbanding terbalik dengan gelar juara Liga Inggris yang diraihnya pada musim lalu. Kendati demikian, Carragher menyatakan inkonsistensi pencapaian Leicester bukanlah kesalahan Ranieri.

“Orang-orang mengatakan bahwa pencapaian mereka bagaikan musibah, tetapi Leicester selalu tampil seperti yoyo. Mereka selalu seperti itu dan hal itu tidak akan berubah karena gelar juara,” jelas Carragher, mengutip dari Sky Sports, Jumat (24/2/2017).

“Apa yang mereka harapkan saat merekrut Ranieri? Jika seseorang mengatakan bahwa mereka ingin menjuarai liga, kemudian terjatuh, setiap fans Leicester tentu akan menyetujuinya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *