Juara Liga Italia, Kutukan Juventus di Final Liga Champions Kembali Berlanjut

Posted on

JUVENTUS kembali terkena kutukan final Liga Champions jika menjuarai Liga Italia di musim yang sama. Setelah menjuarai Liga Italia 2016-2017, Bianconeri –julukan Juventus– tampil di final Liga Champions untuk menghadapi Real Madrid. Hasilnya, dalam laga final yang berlangsung Minggu 4 Juni 2017 dini hari WIB, Juventus takluk 1-4!

Sekadar informasi, tiap kali menjuarai Liga Italia, Juventus selalu takluk saat tampil di partai final kompetisi antarklub Eropa paling prestisius itu.Termasuk musim ini, Juventus sembilan kali lolos ke partai puncak Liga Champions. Namun, hanya dua di antaranya yang diselesaikan dengan kemenangan.

Hal itu terjadi pada musim 1984-1985 setelah mengalahkan Liverpool 1-0, dan Ajax Amsterdam (1995-1996). Akan tetapi pada dua musim tersebut, Juventus gagal menyandingkan trofi Liga Champions dengan gelar Liga Italia. Pada 1984-1985, Juventus yang dimotori Michel Platini hanya finis di posisi enam. Sedangkan pada 1995-1996, Juventus finis di posisi dua di bawah AC Milan.

Sementara berkebalikan, ketika meraih scudetto (juara Liga Italia), Juventus selalu gagal menjuarai Liga Champions. Percobaan pertama pada 1972-1973, saat itu Bianconeri –julukan Juventus– menjadi kampiun Liga Italia setelah unggul satu poin dari Milan di posisi dua.

Akan tetapi di final Liga Champions musim yang sama, Juventus ditaklukkan Ajax Amsterdam 0-1 lewat gol tunggal Johny Rep. Pengecualian terjadi pada musim 1982-1983. Saat itu di Liga Italia Juventus hanya menjadi runner-up di bawah Roma, namun tetap takluk di partai puncak Liga Champions oleh Hamburg SV dengan skor 0-1.

Selanjutnya pada 1996-1997, Juventus juara Liga Italia setelah unggul dua poin dari Parma di posisi dua. Juventus yang saat itu dikomandoi Zinedine Zidane lolos ke final Liga Champions, namun takluk 1-3 dari Borussia Dormund.

Satu musim berselang, Juventus kembali meraih scudetto dengan keunggulan lima poin dari Inter Milan di posisi dua. Nahas bagi Juventus, tim asuhan Marcelo Lippi itu kembali takluk di partai puncak Liga Champions, kali ini oleh Real Madrid dengan skor 0-1.

Lanjut ke musim 2002-2003, di mana Juventus menjadi juara dengan unggul lima poin dari Inter Milan di posisi runner-up. Namun lagi-lagi, Juventus kalah di partai final Liga Champions setelah dikalahkan Milan via adu penalti.

Berselang 12 musim, Juventus kembali ke final Liga Champions dengan modal menjuarai Liga Italia 2014-2015. Saat itu Juventus menjadi juara setelah unggul 17 poin dari AS Roma di posisi dua. Akan tetapi di laga puncak Liga Champions, Juventus takluk 1-3 dari Barcelona! Sekarang yang jadi pertanyaan, kapankah Juventus mampu menghentikan kutukan itu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *