Ketika Ledakan di Manchester Menyatukan MU dan City

Posted on
Ketika Ledakan di Manchester Menyatukan MU dan City Foto: AFP/Oli SCARFF

Manchester – Ledakan di konser Ariana Grande ikut membuat dunia sepakbola berduka. Peristiwa itu ‘menyatukan’ dua klub kota Manchester, Manchester United dan Manchester City.

Sebuah ledakan terjadi di Manchester Arena tak lama setelah konser Ariana Grande berakhir, Senin (22/5/2017) malam waktu setempat. Peristiwa yang telah dikonfirmasi sebagai serangan bom bunuh diri itu menewaskan 22 orang dan melukai sekitar 100 orang lainnya.

Peristiwa tersebut mengejutkan banyak pihak, tak terkecuali dunia sepakbola. Kota Manchester merupakan markas dua tim besar Inggris, MU dan City.

Ucapan duka cita dan simpati pun langsung mengalir dari City maupun MU. Bendera MU dan City juga dikibarkan setengah tiang di Old Trafford dan Etihad Stadium.

“Pikiran dan doa dari pemilik, pejabat, dan semua orang di Manchester City bersama orang-orang Manchester dan semua yang terdampak oleh kejadian mengerikan tadi malam di Manchester Arena,” demikian bunyi pernyataan City seperti dilansir Telegraph.

“Kami menawarkan bantuan penuh sepanjang malam dan pagi ini kepada pemimpin Kota Manchester dan ke Layanan Darurat yang bekerja keras mendukung kota kami di situasi paling menantang ini.”

City tak sekadar mengucapkan rasa simpati. Sebuah ruang di Etihad Stadium juga diubah menjadi pusat bantuan bagi mereka yang mencari informasi tentang keluarga atau teman yang hilang menyusul ledakan di Manchester Arena. Di sana juga disediakan layanan makanan, minuman, selimut, dan pengisi baterai telepon genggam.

MU juga mengungkapkan simpatinya. Lewat pernyataan yang dirilis di situs resminya, MU menyatakan staf-staf klub siap membantu polisi maupun pelayanan bantuan lainnya.

“Semua orang di Manchester United sangat terkejut dengan peristiwa semalam di Manchester Arena. Pikiran dan doa kami kepada semua yang terdampak, termasuk suporter kami, staf klub, dan anggota komunitas kami seperti anak-anak dari partner sekolah Manchester United Foundation yang menghadiri konser di Arena,” demikian bunyi pernyataan MU.

Penghormatan terhadap pada korban juga dilakukan di pusat kota, dekat dengan Manchester Arena. Lilin, bunga, dan pesan-pesan menyentuh diletakkan untuk mengenang para korban. Tak cuma itu, ada pula seragam merahnya MU dan birunya City.

Para pemain MU dan City juga menyuarakan hal yang sama. Duka cita, simpati, serta dukungan mereka ungkapkan lewat media sosial.

Pada hari itu, tak ada ‘Manchester merah’ atau ‘Manchester biru’. Untuk saat ini, Manchester bersatu.

(nds/krs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *