Klopp: Ranieri Dipecat Bukan karena Pemain, tapi Pemilik Leicester!

Posted on

LEICESTER – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, tak yakin Claudio Ranieri dipecat karena para pemain Leicester City. Klopp menilai The Tinkerman –julukan Ranieri– dibebastugaskan karena pemilik Leicester sudah tak lagi percaya kepada juru taktik asal Italia tersebut.

Ranieri dipecat pada Jumat 24 Februari 2017 dini hari WIB. Rumor yang berkembang, pemain-pemain senior Leicester melakukan pembangkangan kepada sang pelatih.

Selain bermain ogah-ogahan di atas lapangan, Jamie Vardy dan kawan-kawan juga mendorong Wakil Presiden, Aiyawatt Srivaddhanaprabha, untuk memecat Ranieri. Namun, Klopp tak yakin hal itu dilakukan Riyad Mahrez serta kolega.

Klopp meyakini seluruh personel The Foxes –julukan Leicester– sudah berjuang sekuat tenaga, namun hasilnya saja yang belum maksimal. Hasil yang didapat Leicester musim ini memang berbanding terbalik ketimbang musim lalu.

Usai menjuarai Liga Inggris 2015-2016, Leicester terpuruk di kompetisi musim ini. Hingga memainkan 25 pertandingan, Leicester terdampar di posisi 18 atau zona degradasi dengan koleksi 21 poin.

“Pemain tidak memiliki kekuatan. Mereka memang kuat di masa lalu, namun itu semua tergantung pemilik. Saya yakin, pemain Leicester tidak memiliki kekuatan atau niat untuk memecat pelatihnya,” kata Klopp mengutip dari Daily Mirror, Senin (27/2/2017).

Terlepas dari pemecatan Ranieri, Leicester akan menjamu Liverpool di lanjutan Liga Inggris pekan 26, Selasa 28 Februari 2017 dini hari WIB. Kemenangan menjadi misi kedua tim.

Leicester ingin keluar dari zona degradasi. Sementara Liverpool ingin merangsek ke posisi empat besar atau zona Liga Champions.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *