Lemahnya Sisi Kanan Pertahanan Barcelona Akan Untungkan Agresivitas Atletico

Posted on
Foto: Getty Images Foto: Getty Images

Madrid – Barcelona yang belum benar-benar pulih usai kekalahan telak dari Paris Saint-Germain ditunggu Atletico Madrid. Lemahnya sisi kanan pertahanan Blaugrana bisa jadi peluang Los Cholconeros untuk memenangi laga itu.

Barcelona belum sepenuhnya bangkit usai digebuk PSG 0-4 pada Liga Champions. Tim Catalans itu memang mampu meraih hasil positif setelah kekalahan telak itu dengan menang atas Leganes. Namun, Lionel Messi dkk hanya membukukan skor tipis 2-1.

Dengan situasi tersebut, mereka justru harus menghadapi Atletico dalam pekan 24 La Liga. Barca dijadwalkan tampil dalam laga tandang ke Vicente Calderon, Minggu (26/2/17) pukul 22.15 WIB.

Menilik laju Atletico belakangan ini, Barca memang sepantasnya pasang kuda-kuda. Atletico berhasil meraih empat kemenangan dari lima partai sebelum menyongsong laga tersebut. Itu termasuk kemenangan 4-2 di kandang Bayer Leverkusen dalam babak 16 besar Liga Champions.

Lalu bagaimana prediksi pada nanti?

Atletico Akan Eksploitasi Sisi Kanan Pertahan Barcelona

Sempat tidak terpakai semenjak dibeli dari Sevilla pada tahun 2015, Aleix Vidal menunjukkan kebangkitannya di sisa musim ini. Dia memberi bukti dengan mengeluarkan performa yang dimiliki seperti sediakala.

Dari lima partai beruntun sejak melawan Las Palmas pada pekan ke-18, pemain berusia 27 tahun tersebut mampu mengemas dua gol dan dua assist bagi El Barca. Akan tetapi, trek Vidal tak melulu mulus.

Aleix VidalAleix Vidal Foto: Alex Caparros/Getty Images

Petaka malah menodai kegemilangan Vidal pada partai terakhirnya melawan Leganes. Vidal harus membayar mahal satu assist yang dibuatnya dalam laga itu. Dia harus mengakhiri laga dengan vonis dokter kalau dia harus absen hingga akhir musim. Vidal mengalami cedera pergelangan kaki di laga itu.

Tanpa Vidal, Luis Enrique tak lagi memiliki stok bek kanan. Pelatih Barca itu pun mau tak mau harus kembali menempatkan Sergi Roberto di posisi bek kanan. Roberto sempat mendapatkan peran itu di laga melawan PSG di babak 16 besar Liga Champions.

Pilihan itu sama sekali bukan pilihan ideal buat Barca. Faktanya, keberadaan Roberto dilihat sebagai sebuah kelemahan Barca di mata PSG. Pelatih PSG, Unai Emery, sering menginstruksikan pasukannya untuk terus menekan dari area yang ditempatinya itu.

Sepanjang laga itu, PSG menunjukkan dominasi menyerang lewat sisi kiri dengan tingkat persentase yang mencapai 49%. Berbanding jauh dengan sisi kanannya yang hanya mencapai 25%.

Hal itu pun sebetulnya masuk akal mengingat sisi kiri Barcelona sulit untuk dieksploitasi seiring dengan keberadaan Jordi Alba di posisi tersebut.

Nah, menghadapi Leganes nanti Sergi Roberto besar kemungkinan akan dipasang di sisi kanan Barcelona lagi. Artinya, Barca bakal memiliki kelemahan serupa saat menghadapi PSG.

Jika Atletico mau belajar dari laga Barca vs PSG maka sisi kanan itu bisa jadi santapan yang harus dimaksimalkan oleh tim besutan Diego Simeone. Atletico sendiri dalam beberapa laga terakhirnya selalu memaksimalkan serangannya dari sisi kiri.

Keberadaan Filipe Luis, bek kiri yang gemar membantu serangan, juga dengan Yannick Carrasco yang menempati sayap kiri, sangat menguntungkan bagi Simeone untuk menyempurnakan formasi 4-4-2-nya yang bertumpu pada sisi sayapnya.

Belum lagi dengan kehadiran Antoine Griezmann sebagai penyerang yang ditempatkan di sebelah kiri, yang sering ikut melebar ke sayap. Hal itu ini jelas akan mengganggu konsentrasi bertahan dan menyerang yang harus diemban oleh Roberto di pertandingan itu nanti.

Ujian Trio MSN untuk Membongkar Rapatnya Pertahanan Atletico

Hingga pekan ke-24, Barcelona menjadi tim yang paling banyak memasukkan bola, mencapai 63 kali. Itu tidak terlepas dari kegarangan trio MSN: Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar di lini depan.

Dari 63 gol tersebut, trio MSN berhasil menyumbangkan 43 gol. Dengan rincian: Lionel Messi 19 gol, Luis Suarez 18 gol, dan Neymar 6 gol.

Sementara kubu tuan rumah, di antara keempat tim yang berada di papan atas La Liga musim ini, menjadi tim yang paling minim dalam memasukkan bola dengan jumlah 43 kali. Walau demikian, Atletico menjadi tim yang paling sedikit kemasukan (sama dengan Barcelona) dengan jumlah hanya 19 kali saja kebobolan.

Kevin GameiroKevin Gameiro Foto: AFP PHOTO / dpa / Federico Gambarini

Kedisiplinan itu memang tidak terlepas dari skema bertahan yang menitikberatkan pada serangan balik cepat yang diusung oleh Diego Simeone. Catatan tersebut pun seolah menjadi bekal berharga bagi Atletico untuk meredam agresivitas Barcelona melalui trio MSN-nya.

Sementara bagi Trio MSN, hal tersebut pun bukan berarti lini pertahanan Atletico akan sulit untuk ditembus pada pertandingan nanti. Dengan target meraih kemenangan, ditambah bermain di kandangnya sendiri, bukan tidak mungkin Atletico yang bermain keluar pun akan meninggalkan celah-celah di lini pertahanannya sendiri.

Barcelona mungkin harus bersabar dengan memanfaatkan kelengahan Sime Vrsaljko atau Filipe Luis yang akan lebih sering membantu serangan lewat sisi kanan dan kirinya.

Foto: ist.

***

Diego Simeone akan memainkan laga ke-300 bersama Atletico Madrid pada pertandingan nanti. Untuk menandai momen spesial tersebut, dia sepertinya akan menginstruksikan anak buahnya untuk menekan sejak menit pertama guna mencuri gol terlebih dulu. Kemenangan adalah hal mutlak yang harus diraih oleh Atletico.

Alasan itu belum ditambah dengan keinginan Atletico untuk membalaskan dendam dari Barcelona akibat disingkirkan di babak semifinal Copa del Rey tahun ini. Kemenangan dengan skor tipis 2-1 sepertinya akan menjadi prediksi yang pas untuk pertandingan nanti. (fem/fem)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *