MU Geser Bayern sebagai Tim Terpopuler di Dunia Online China

Posted on
MU Geser Bayern sebagai Tim Terpopuler di Dunia Online China Foto: AFP PHOTO / GREG BAKER

London – Manchester United tercatat sebagai klub Eropa dengan popularitas tertinggi di dunia online China, menggeser Bayern Munich yang sebelumnya berada di posisi teratas.

Hal itu terungkap dalam data edisi keenam Red Card dari grup Mailman, sebagaimana dilansir BBC, yang menganalisis pengaruh dari 53 klub Eropa di platform media sosial China — WeChat dan Weibo, juga seberapa besar kisaran angka penonton laga-laga tim itu via live streaming, dan bagaimana efek penerimaan laman web situs mereka di China.

Hasilnya adalah MU berada di posisi pertama, menggeser Bayern yang sebelumnya ada di posisi teratas dan kini menempati posisi dua. Arsenal dan Liverpool bersama-sama di posisi tiga, diikuti Manchester City pada posisi lima.

“Ada jarak besar antara aspek di-follow dan keterlibatan. United adalah yang paling banyak diikuti, tapi Bayern unggul jauh terkait aktivitas online. Namun, United sudah membuat langkah besar dengan aktivitas penggemar dan tur tahun lalu,” sebut Head of sport Mailman David Hornby kepada BBC.

Real Madrid, AC Milan, Tottenham Hotspur, Borussia Dortmund, dan Barcelona kemudian secara berurutan menempati posisi berikutnya demi melengkapi sepuluh besar.

Kendatipun ada banyak klub-klub Inggris di daftar itu, BBC justru menyebut bahwa Bundesliga Jerman masih menjadi liga paling berpengaruh di dunia online China. “Liga Jerman menginstruksikan klub-klubnya harus bagaimana, sementara masing-masing klub Premier League mengendalikan sepenuhnya mau apa,” ujar Hornby.

Dua pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale, secara berurutan ada di posisi pertama dan ketiga pemain paling populer dunia online China dengan Mesut Oezil (Arsenal) di posisi tiga. Dua pemain MU, Wayne Rooney dan Anthony Martial, sama-sama meraih posisi lima.

Bagaimana dengan Lionel Messi? “… Lionel Messi absen. Pemain depan Barcelona tersebut tidak memiliki keberadaan media sosial di China,” sebut BBC.

(krs/fem)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *