Pecat Ranieri, Vice Chairman Leicester: Ini Keputusan Terberat!

Posted on

LEICESTER – Vice Chairman Leicester City, Aiyawatt Srivaddhanaprabha, mengatakan kalau memecat Claudio Ranieri adalah keputusan paling berat yang dibuat sejak tujuh tahun terakhir. Kendati demikian, Srivaddhanaprabha menegaskan kalau pihaknya harus memikirkan jangka panjang untuk klub.

Ranieri akhirnya resmi dipecat Leicester pada Jumat (24/2/2016) dini hari WIB. Keputusan tersebut tidak sampai satu tahun setelah mantan pelatih AS Roma itu mengantarkan The Foxes –julukan Leicester– merengkuh gelar juara Liga Inggris pertamanya sepanjang sejarah klub.

Namun Srivaddhanaprabha mengatakan kalau pihak klub berterima kasih atas semua yang sudah diberikan Ranieri. Selain itu, Leicester juga tidak akan melupakan jasa-jasa pelatih berpaspor Italia tersebut.

“Memecat Ranieri adalah keputusan terberat yang dibuat sejak King Power mengakui sisi Leicester tujuh tahun silam. Tapi kami harus memikirkan masa depan klub,” ujar Srivaddhanaprabha, seperti dikutip dari laman resmi Leicester.

“Ranieri sudah membawa kualitas yang luar biasa. Kami tahu ia akan menunjukkan keterampilan, memberikan motivasi, serta pengalaman kepada para pemain di atas lapangan,” terangnya.

“Kami akan selamanya berterima kasih atas pencapaiannya selama ini. Kami tidak pernah membayangkan kalau pencapaian luar biasa musim lalu  akan terulang musim ini. Memang bertahan di Liga Inggris adalah target utama kami di awal musim. Tapi kami sekarang akan berjuang untuk mencapainya dan kami merasa perlu untuk memaksimalkan kesempatan 13 pertandingan yang tersisa,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *