Pemain yang Hampir Meninggal di Lapangan

Posted on

Fabrice Muamba

MENJADI pemain sepakbola tentu hal yang didambakan setiap orang. Namun bagaimana jadinya jika kematian bisa datang dari lapangan hijau. Namun, beruntung jika Tuhan masih memberikannya kehidupan ketika ajal hampir menimpanya di lapangan.

Hal tersebut pernah dialami Fabrice Muamba saat berkarier di klub Inggris Bolton Wanderers. Muamba yang lahir di Zaire itu hampir saja menemui ajalnya ketika menjalani pertandingan di lapangan hijau.

Kejadian itu terjadi saat Muamba melakoni pertandingan Bolton melawan Tottenham Hotspur di perempatfinal Piala FA. Saat itu, ia mengalami kolaps di tengah lapangan dan sempat dinyatakan meninggal selama 78 menit. Beruntung, Tuhan membawanya kembali ke dunia.

Kronologi kolapsnya Muamba terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke-41. Saat itu, Muamba tiba-tiba jatuh dan tak sadarkan diri. Petugas medis pun langsung memberikan perawatan kepadanya agar dapat ditangani lebih lanjut.

“Saya merasakan melayang di udara lalu ada dua hantaman saat tubuh saya terkulai di tanah. Setelah itu, hanya terdapat kegelapan dan tidak terdapat apa-apa lagi,” ungkap Muamba, seperti dilansir The Guardian.

“Saya merasa pusing, tapi ini bukan rasa pusing yang wajar. Rasanya sangat aneh, seolah-olah saya berlari dalam tubuh orang lain,” tambahnya.

Keadaan saat itu, suasana sangat mengerikan dengan mata mendelik. Namun, Tuhan masih baik dan memberikannya napas kembali hingga saat ini. Hingga akhirnya pada 2012 tepat di usia 24 tahun, Muamba memutuskan untuk menghentikan kariernya. Dokter pun memasang perangkat apabila detak jantungnya kembali berhenti.

“Hal terakhir yang saya dengar adalah Dedryck Boyata berteriak kepada saya untuk membantu pertahanan. Dia jelas tidak tahu apa yang terjadi kepada saya, begitu juga saya sendiri,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *