Rashford: Sangat Sulit Bermain Setelah Teror Bom

Posted on

MANCHESTER – Kota Manchester mendapat serangan teror pada Senin 22 Mei 2017 malam waktu setempat (Selasa 23 Mei 2017 pagi WIB). Sebuah bom meledak sesaat setelah konser salah satu penyanyi top dunia, Ariana Grande, di Manchester Arena.

Sedikitnya, 22 orang tewas akibat ledakan tersebut. Insiden itu jelas menyayat hati seluruh warga masyarakat Kota Manchester, tidak terkecuali para pemain Manchester United.

Pasalnya, Setan Merah harus bertanding melawan Ajax Amsterdam pada final Liga Eropa di Friends Arena, Kamis 25 Mei 2017 waktu setempat. Striker Man United, Marcus Rashford, pun mengaku benar-benar sulit untuk bisa bermain dalam kondisi berduka.

Meski begitu, nyatanya anak asuh Jose Mourinho berhasi tampil solid dan memenangkan pertandingan. Gol dari Paul Pobga dan Henrikh Mkhitaryan memastikan Setan Merah memenangkan pertandingan dengan skor 2-0 dan meraih trofi Liga Eropa pertama sepanjang sejarah klub.

“Sangat sulit bermain saat sesuatu seperti ini terjadi. Ada banyak emosi tapi saya pikir Anda harus menerima dan mengubahnya menjadi sesuatu yang positif. Semua orang berhasil melakukannya dan saya pikir Anda dapat melihat bagaimana kami bersatu,” ungkap Rashford, seperti disadur dari laman resmi Man United, Jumat (26/5/2017).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *