Soccer Time: 5 Fakta Menarik dari Laga Roma vs Juventus

Posted on

BigTVSport –  Soccer Time: 5 Fakta Menarik dari Laga Roma vs Juventus 

JUVENTUS meraih hasil yang kurang menjanjikan ketika melakoni lanjutan Liga Italia musim 2016-2017 pada akhir pekan kemarin. Bertandang ke markas AS Roma, skuad berjuluk Bianconeri tersebut takluk dengan skor akhir 1-3 dari lawannya.

Kekalahan tersebut pun memaksa Juve harus menunda pesta keberhasilan mereka meraih titel Liga Italia musim ini. Selain itu, setidaknya ada lima fakta menarik yang terjadi pasca-pertandingan antara Juve kontra Roma di Stadio Olimpico kemarin.

Berikut lima fakta menarik dari laga Roma vs Juventus:

1. Buffon Bukanlah Seorang Superman

Gianluigi Buffon memang menjadi salah satu pemain yang memiliki reputasi besar sepanjang kariernya. Dengan kemampuannya mengawal gawang, wajar jika ia pun mendapatkan julukan Superman dari beberapa kalangan.

Akan tetapi di laga Juve melawan Roma, Buffon nampak memperlihatkan sisi manusia biasanya. Yang mana ia melakukan dua kesalahan atau tepatnya ketika Roma mampu berbalik unggul melalui gol Daniele De Rossi serta Stephan El Shaarawy.

2. Buruknya Penyelesaian Akhir Juventus

Ganasnya lini serang Juve di musim ini memang tidak perlu diragukan lagi. Hal itu terbukti dengan adanya nama-nama tenar macam Gonzalo Higuain, Paulo Dybala, hingga Mario Mandzukic di barisan depan mereka.

Namun ketajaman para penyerang hebat Juve nampaknya tak terlalu terlihat di laga melawan Roma. Juve yang sebenarnya tampil lebih menguasai pertandingan, serta memiliki beberapa kesempatan untuk mencetak gol, justru takluk lantaran buruknya penyelesaian akhir lini serang La Vecchia Signora.

3. Roma Rindu Kehadiran Strootman

Roma memang sukses meraih kemenangan di laga kontra Juve. Namun mereka sebenarnya bisa meraih hasil akhir jika saja Kevin Strootman mampu tampil di pertandingan tersebut. Akan tetapi, aksi diving-nya di laga kontra Lazio membuatnya harus absen pada pertandingan akhir pekan kemarin.

Absennya Strootman pun berdampak besar terhadap permainan Roma, khususnya di lini tengah mereka. Yang mana Radja Nainggolan seakan-akan berkerja sendiri untuk bisa menjadi penyeimbang lini tengah skuad Serigala Ibukota.

4. Roma Butuh Pelapis untuk Dzeko

Penampilan Edin Dzeko bersama Roma di musim ini memang sungguh impresif. Tercatat, Dzeko mampu melesakan 37 gol dari 49 penampilannya bersama Roma musim ini. Hal tersebut pun nampak sangat jelas terlihat bahwa Roma sangat bergantung kepada Dzeko.

Akan tetapi hal tersebut nampaknya terbantahkan dengan kemenangan menjanjikan Roma atas Juve di akhir pekan lalu. Meski begitu, Roma disarankan untuk tetap mencari penyerang anyar di bursa transfer musim panas 2017 guna menjadi pelapis Dzeko yang rentan akan cedera.

5. Banyaknya PR untuk sang Direktur Olahraga Anyar Roma

Keberhasilan Roma membenamkan Juve di Stadio Olimpico tak hanya tentang kesuksean mereka menunda pesta sang rival meraih scudetto musim ini, tetapi juga tampil positif secara permainan. Hal itu membuat para Romanisti –sebutan fans Roma– kian optimis menyambut musim baru.

Hal tersebut pun nampaknya bakal membuat pekerjaan Direktur Olahraga Roma, Ramon Rodriguez Verdejo atau kerap disapa Monchi, semakin banyak. Pasalnya, ia dituntut untuk bisa mendapatkan pemain-pemain berkualitas untuk mengisi skuad Roma di musim depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *