Soccer Time: 5 Hal yang Terjadi jika Van Gaal Masih Tangani Manchester United

Posted on

PERAN manajer suatu tim menentukan prestasi di sebuah klub. Tidak hanya itu, keputusan-keputusan lainnya juga bisa dibuat sang manajer manakala ingin memperkuat tim asuhannya, seperti merekrut maupun mempertahankan pemain.

Hal tersebut bisa saja dilakukan Louis van Gaal andaikan masih menangani Manchester United saat ini. Berikut ini lima hal yang akan terjadi jika van Gaal masih berstatus sebagai manajer Setan Merah:

5. Memphis Depay tidak akan dijual

Setengah jalan menangani Man United, Jose Mourinho membuat keputusan untuk menjual pemain yang dianggap bermasalah, yakni Memphis Depay ke Olympique Lyon. Namun langkah berbeda akan dilakukan van Gaal untuk mempertahankan Depay lantaran antusias untuk menjadikan rekan senegaranya sebagai pemain bintang. Kini, pemain berpaspor Belanda itu berhasil mencetak 12 gol dalam 12 laga di Liga Prancis.

4. Gareth Bale akan berada di Man United

Sebelum resmi menjadi pemain Real Madrid, Gareth Bale sempat diminati van Gaal untuk menuju Old Trafford. Pelatih berkebangsaan Belanda itu memang ingin menambah daya gedor skuadnya dengan mendatangkan winger seperti Bale. Namun, justru Paul Pogba yang dipilih setelah van Gaal digantikan Mourinho.

3. Luke Shaw dapat perlakuan berbeda

Sulit memprediksi dampak cedera yang diderita seorang pesepakbola dalam kapasitas apa pun. Sejak cedera yang dialami Luke Shaw dalam musim 2015-2016, lantas kariernya sempat terhenti untuk masa pemulihan.

Mourinho justru tidak memperlakukan Shaw sebagai pemain yang diperhitungkan. Namun justru berlawanan dengan cara van Gaal yang tidak mudah menyalahkan pemainnya karena mengalami cedera.

2. Manchester United meraih hasil berbeda

Di musim 2016-2017, Man United terlempar dari posisi empat besar di bawah asuhan Mourinho. Setan Merah menempati urutan enam di klasemen akhir dengan raihan 69 poin.

Memang saat van Gaal melatih Setan Merah posisi yang diraih yakni peringkat lima meski berhasil menjuarai Piala FA. Tentu pencapaian itu tidak cukup bagi pihak klub Man United.

1. Marcus Rashford akan menjadi striker kualitas terbaik

Pada akhir musim 2015-2016, semua pendukung Man United tampak senang dengan performa Marcus Rashford yang mampu mencetak lima gol dalam 11 pertandingan. Saat itu, Rashford masih ditangani van Gaal.

Namun saat bersama Mourinho, Rashford menceploskan lima gol dalam 32 laga. Hal itu dikarenakan posisi striker berusia 19 tahun itu tergeser oleh penampilan Zlatan Ibrahimovic di musim 2016-2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *