Soccer Time: 5 Kesalahan yang Dibuat Manchester United di Musim 2016-2017

Posted on

MANCHESTER United berhasil menutup musim 2016-2017 dengan manis. Pasalnya, skuad asuhan Jose Mourinho berhasil memenangkan gelar juara Liga Eropa dan memastikan diri untuk tampil di ajang Liga Champions musim depan.

Kendati demikian, capaian manis klub berjuluk The Red Devils itu seharusnya bisa lebih baik lagi. Mengingat tingginya ekspektasi banyak pihak pada awal-awal kompetisi. Bagaimana tidak, Man United merupakan salah satu tim yang menggelontorkan dana berlimpah untuk memboyong para pemain Bintang.

Nama-nama besar semisal Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, dan kehadiran pelatih top, Jose Mourinho, membuat banyak pihak berspekulasi Man United akan merajai Liga Inggris musim ini. Disadari atau tidak, ternyata sepanjang musim 2016-2017, Man United melakukan lima kesalahan ini yang membuat mereka gagal tampil sesuai ekspektasi.

1. Menaruh Terlalu Banyak Harapan kepada Paul Pogba

Penampilan Paul Pogba sepanjang musim ini memang tidak dapat dikatakan buruk. Ia telah cukup memberikan kontribusi pada pencapaian Man United musim ini. Kendati demikian, banderol 89 juta Pounds atau sekira Rp1,5 triliun dinilai tidak sesuai dengan peran yang ditunjukkan Pogba di atas lapangan. Pasalnya, gelandang Prancis itu kerap gagal memanfaatkan peluang yang dimilikinya.

2. Kehilangan Poin di Kandang

Bukan rahasia lagi bahwa Man United merupakan tim yang paling sering menuai hasil imbang di kompetisi Liga Inggris. Tidak beruntungnya, hasil imbang yang diraih David De Gea dan kawan-kawan cukup banyak mereka dapatkan di kandang sendiri, di mana seharusnya mereka dapat meraup poin penuh.

3. Tidak Memiliki Rencana B

Man United menunjukkan secara jelas bahwa cara utama mereka untuk memenangkan pertandingan di musim ini adalah dengan mengandalkan striker andalan mereka, Zlatan Ibrahimovic, untuk menghasilkan gol. Namun, ketika rencana tersebut gagal terlaksana atau Ibra mengalami kebuntuan, Mourinho kerap kesulitan untuk mencari cara lain memetik kemenangan.

4. Cederanya Para Pemain Kunci

Pada awal musim, Mourinho mengatakan bahwa skuadnya cukup hanya dihuni oleh 23 pemain. Ia sudah yakin bahwa dengan 23 pemain itu, Man United bisa mencapai target yang ditetapkan. Kendati demikian, sepanjang musim ini, Man United justru sering berkutat dengan cedera para pemainnya. Hal itu jelas membuat Mourinho kelimpungan untuk mencari alternatif.

5. Sulit Mencetak Gol

Di papan klasemen Liga Inggris sudah terlihat jelas bahwa dari tujuh tim teratas, Man United merupakan tim yang paling sedikit mencetak gol. Sapanjang musim ini, di Liga Inggris, Man United hanya mampu mendulang 54 gol. Perolehan gol mereka bahkan kalah dari tim peringkat sembilan, Bournemouth, yang mengemas 55 gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *