SOCCER TIME: 5 Penyerang Berharga Murah, namun Bersinar di Liga Inggris

Posted on

PEMAIN berposisi penyerang dalam olahraga sepakbola pasti selalu mendapat harga yang tinggi dari setiap klub sebagai harga yang pantas karena kariernya yang begitu bersinar. Namun tidak bagi para pemain ini, yang tampil bersinar tapi didapat dengan harga murah. Berikut lima penyerang berharga murah, namun bersinar di Liga Inggris, seperti dilansir Sportskeeda.

1. Eric Cantona

Pada 1993, Eric Cantona berhasil mencuri perhatian Man United yang berhasil membantu Leeds United menjuarai Liga Inggris 1991-1992.  Namun, tak begitu terlalu dianggap di Leeds, Cantona dijual ke Man United hanya seharga 1,2 juta poundsterling atau sekira Rp20 miliar saja.

Memang di musim pertamanya, ia hanya mengoleksi sembilan gol di debut bersama Man United. Namun satu tahun berikutnya, ia sukses mengumpulkan gol dua kali lipat dari itu yakni 25 gol.

Lalu pada 1995-1996, ia sukses membawa Setan Merah juara Liga Inggris dan mampu membuat 11 gol dalam 15 laga terakhir bersama Man United. Tidak buruk bagi seseorang yang hanya berharga 1,2 juta poundsterling.

2. Robie van Persie

Lima tahun setelah menjual striker andalannya, Nicolas Anelka, Arsene Wenger memainkan tangan dinginnya dengan membeli Robie van Persie dari Feyenord seharga 2,75 juta poundsterling atau sekira Rp47 miliar.

Meski di laga debutnya, ia hanya mengoleksi lima gol, tapi tidak di tahun-tahun berikutnya. Pada musim kedua, ia sukses mencetak 20 gol di semua kompetisi. Musim berikutnya dan seterusnya dia bisa dibilang sebagai striker terbiak dan paling konsisten di Liga Inggris.

3. Ole Gunnar Solskjaer

Musim panas 1996, Man United sukses mendatangkan pemain murah ke Old Trafford yakni Ole Gunnar Solskjaer. Pemain Norwegia itu memang asing bagi kalangan dunia sepakbola. Bahkan, ia dibeli Setan Merah seharga 1,5 juta poundsterling atau sekira Rp26 miliar.

Tak disangka bersama Man United, ia mampu bersinar. Meski bukan salah satu striker pilihan utama, Solskjaer sukses membuat 19 gol di musim debutnya. Ia pun berhasil mencetak 126 gol dari 366 penampilannya bersama Setan Merah.

4. Nicolas Anelka

Anelka sebenarnya bisa dikatakan sebagai salah satu pemain termahal sepanjang masa di sepakbola. Namun di awal langkahnya pindah ke Arsenal, dia mendapat harga murah. Bahkan The Gunners tidak menghabiskan 1 juta poundsterling untuk mengurus kepindahannya dari Paris Saint-Germain seharga 500.000 poundsterling atau sekira  Rp8 miliar.

Pada usia 17 tahun, ia memulai karier gemilangnya bersama Arsenal. Ia mampu memainkan peran penting saat Arsenal memenangkan Liga Inggris dan Piala FA 1998. Anelka juga terpilih sebagai PFA Young Player of The Year pada musim 1998-1999. Hengkang ke Madrid, ia pun dijual dengan harga tinggi yakni 22 juta poundsterling atau sekira Rp383 miliar. Keuntungan yang luar biasa tentunya bagi Arsenal.

5. Michu

Swansea yang baru dipromosikan ke Liga Inggris pada 2011-2012 secara mengejutkan duduk di posisi 11. Tapi itu tidak berarti mereka bisa mendatangkan pemain besar. Hasilnya, mereka mencoba menggaet pemain tak terkenal yakni Michu dari Rayo Vallecano dari Liga Spanyol seharga 2 juta poundsterling atau sekira Rp34 juta.

Pada laga debut, ia sukses memboyong dua gol saat menghancurkan QPR dengan skor 5-0. Dari situ ia sukses menanjak dengan mencetak rekor sebagai pengoleksi gol terbanyak kelima. Michu sukses mencetak 18 gol dan 22 gol di semua kompetisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *